Thursday 19 March 2015

Pengaruh Jejaring Sosial Terhadap Perilaku Remaja

Menjadi Remaja yang Baik 

Ok Guys jumpa lagi sama saya, semoga teman-teman sekalian ga pernah bosen untuk mampir ke blog saya yaa, kali ini saya nge post nya di sekolah karena sekarang saya lagi ujian praktek TIK, jadi Guys tolong yaa doain saya buat nilai ujian praktek ini nilainya memuaskan, Amin. Ok langsung aja kita bahas topiknya, kali ini saya mau membahas tentang Pengaruh Jejaring Sosial Terhadap Perilaku Remaja, jadi gimana sihh dampak-dampak nya dan manfaat jejaring sosial bagi remaja??


Jejaring Sosial mempunyai definisi yaitu percakapan yang dilakukan dengan menggunakan jaringan internet dan hal ini bisa dikatakan komunikasi jarak jauh. 
Sedangkan, remaja adalah seorang anak yang sedang menjalani pertumbuhan menuju kedewasaan atau bisa dibilang masa puber dan kebanyakan remaja sulit menemukan jati diri mereka masing-masing ditambah perilaku mereka yang sangat labil membuat banyak remaja yang jatuh dalam kesalahan.

Berikut macam-macam gambar jejaring sosial: 


Menurut saya pengaruh jejaring sosial terhadap remaja mempunyai banyak sekali dampak positif dan juga mempunyai dampak yang negatif, jadi kita sebagai remaja harus bisa menilai mana yang baik dan yang tidak untuk mendapatkan dampak positif dari jejaring sosial dan menolak dampak negatif dari jejaring sosial. 

Berikut dampak positif dan dampak negatif dari jejaring sosial:


 A .Dampak positif jejaring soial:





1.     Anak dan remaja dapat belajar mengembangkan keterampilan teknis dan social yang sangat di butuhkan di zaman digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai dengan public dan mengelola jaringan pertemanan.
2.   Memperluas jaringan pertemanan, anak dan remaja akan menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia, meski sebagian besar diantaranya belum pernah mereka temui secara langsung.
3.    Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena di sini mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain.
4.   Situs jejaring social membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan empati, misalnya memberi perhatian saat ada teman mereka yang ulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik.
5.    Internet sebagai media komunikasi : merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
6.    Media pertukaran data : dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web : jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
7.    Media untuk mencari informasi atau data : perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
8.   Kemudahan memperoleh informasi : kemudahan untuk memperoleh informasi yang ada di internet banyak membantu manusia sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. Selain itu internet juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
9.   Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan : Dengan kemudahan ini, membuat kita tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan karena dapat di lakukan lewat internet.







B. Dampak Negatif jejaring sosial:

1.    Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk beluk berkomunikasi di kehidupan nyata, seperti bahas tubuh dan nada suara, menjadi berkurang.
2.   Situs jejaring social akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan anak menjadi kurang berempati di dunia nyata.
3.    Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring social. Hal ini akan membuat mereka semakin sulit membedakan anatara berkomunikasi di situs jejaring social dan dunia nyata. Hal ini tentunya akan mempengaruhi keterampilan menulis mereka di sekolah dalam hal ejaan dan tata bahasa.
4.   Situs jejaring social adalah lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru di kenal anak kita di internet, menggunakan jati diri yang sesungguhnya.
5.    Pornografi : Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home page yang dapat di akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
6.   Penipuan : Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
7.    Carding : Karena sifatnya yang real time (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
8.    Perjudian : Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.

Secara garis besar dampak negatif internet adalah
  • Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
  • Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi
  •       Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
  • Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.

Upaya mengatasi bahaya jejaring sosial pada para remaja yaitu kesadaran kita sendiri akan hal positif dan hal yang negatif  dari media jejaring sosial dan orang tua harus bisa mengawasi anak-anaknya untuk berbuat sesuatu. Kesimpulannya adalah kita sebagai remaja yang baik harus bisa menahan diri dan menolak hal yang negatif dan menjadikan media sosial menjadi hal yang positif dan bermanfaat. 
Ok dehh guys waktu ujian prakteknya udah mau habis jadi kalau saya boleh menyarankan bagi kita semua remaja harus bisa memanfaatkan jejaring sosial sebaik mungkin dan kita bisa berbagi hal yang menarik dan positif kepada teman-teman kita dan kita memang tidak dapat mengubah dunia tetapi jangan sampai dunia mengubah kita. Ok guys see you next time tunggu artikel-artikel lainnya yaa.




"Marah itu mudah tetapi marah kepada siapa? Dengan kadar kemarahan yang pas. Pada saat tujuan yang tepat serta dengan cara yang benar, itu yang sulit."

-- Aristoteles --

3 comments:

  1. makasih banyak buat infronya, sangat bermanfaat dan menambah wawasan,,... salam sukses !! :-)

    http://goo.gl/4oOeIc

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sama-sama. Terimakasih juga sudah berkunjung di blog ini. Tuhan Memberkati

      Delete
  2. terima kasih atas infonya. kalo boleh menambahkan, remaja saat ini cendrung berkepribadian introvert dan kurang peduli terhadap lingkungan sekitar. mereka seakan tenggelam dalam dunia mereka sendiri.

    ReplyDelete